Tulang Bawang, 19 Oktober 2025
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tulang Bawang meneguhkan komitmennya dalam mewujudkan kehidupan beragama yang moderat dan harmonis dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Penguatan PAKEM dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang digelar di Tulang Bawang, Minggu (29/10).
Acara dibuka oleh Bupati Tulang Bawang, yang sekaligus menjadi pemateri pertama dalam sarasehan tersebut. Selanjutnya, Kajari Tulang Bawang menyampaikan materi kedua, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, H.A. Jalaludin, S.Ag., M.Kom.I, menutup sesi pemaparan sebagai pemateri ketiga.
Ketiga narasumber sepakat bahwa penguatan Empat Pilar Moderasi Beragama—yakni komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi lokal—merupakan kunci penting bagi kokohnya persatuan bangsa.
Dalam kegiatan yang dihadiri lintas tokoh agama, LDII menegaskan pandangannya bahwa moderasi beragama bukan sekadar konsep, melainkan implementasi nyata dari ajaran Islam yang menebarkan kedamaian, menghormati perbedaan, dan menolak segala bentuk ekstremisme. LDII percaya bahwa komitmen terhadap negara, penghormatan kepada sesama umat beragama, serta semangat gotong royong adalah bagian dari ibadah sosial yang luhur.
“Tulang Bawang selama ini dikenal harmonis dan penuh keakraban—sesuai semboyannya, Udang Manis. LDII ingin terus berperan aktif menjaga keharmonisan itu melalui dakwah yang menyejukkan dan membangun,” ujar salah satu perwakilan LDII yang hadir dalam acara tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur lintas agama, di antaranya NU, Muhammadiyah, LDII, tokoh Megow Pak Tulang Bawang, serta Rektor Universitas Mawar Saroh Tulang Bawang bersama sejumlah mahasiswanya.
Melalui partisipasi dalam forum-forum seperti ini, LDII Tulang Bawang menegaskan tekadnya untuk terus berkontribusi nyata bagi bangsa—membangun generasi yang berakhlak, berilmu, dan berwawasan kebangsaan, serta memperkuat moderasi beragama di Bumi Sai Batin dan Sai Sekala.

Mantap sekali